Rabu, 02 Maret 2011

Alone at Last.........

Jam ponselku masih menunjukkan pukul 09.13 pagi, namun mendung menyelimuti langit kota Pahlawan kala itu, rintik hujan dan hawa dingin pun menyeruak.. namun tak mengahalangiku tuk menerobos jalanan. Ku pacu skuter ku hingga kecepatan lebih dari 80 km/jam with ‘the power of desperate’ menjauhi kota Pahlawan, melaju di sela-sela kendaraan yang lalu lalang. Tatapan ku kosong, karena otakku sudah tak mampu memperdulikan hal lain di sekitarku. Rasa letih dan kecewa memenuhi dadaku sudah...

Entahlah...tiba-tiba rasa ini kembali muncul, mungkin ku telah letih tuk berjuang. Letih akan semua yang telah kulaui. Tuk sejenak, kuingin terbaring melepas penat dan melepas beban ini tuk sementara. Kuingin meraih kembali tenagaku, namun pikirku sudah lelah..tak mampu lagi berkontraksi. Yeah...maybe I need a few times to relax, to charge my battery to face my future....

Anganku pun melayang, mencoba mencermati yang telah terjadi. Kehidupan...sungguh unik namun rumit. Bagai sebuah cerita dengan banyak lakon di dalamnya, penuh intrik dan tak bisa ditebak bagaimana akhirnya, selalu menimbulkan banyak tanya yang menggelikan. Terkadang, kita bisa merasa senang dan dipenuhi oleh orang-orang terkasih di sisi kita, namun beberapa saat kemudian kita juga bisa sendiri tanpa mereka di sekitar kita. Bahkan bisa sebaliknya...

Sesuatu yang indah bisa muncul secara tiba-tiba dan mampu mengelu-elukan hati melambung tinggi, namun sesuatu yang indah itu bisa saja menghilang satu-persatu bahkan sekaligus secara bersamaan mampu menghempaskan kita jauh ke dasar. Sebagai makhluk tak berharga ini, aku harus mampu mengahadapi setiap intrik kehidupan yang terjadi secara tak terduga itu. Aku pun musti sadar bahwa segala yang ku punya bukanlah sebenarnya yang aku punya. Mungkin aku bisa meraihnya hari ini, namun aku harus siap kehilangan suatu saat nanti.

Now, I’m going back to home... Otherwise sometimes I feel empty, but I just try to enjoy it...

1 komentar: