Rabu, 27 Juli 2011

Enjoying My Lonelyness (part 1)

 


Senin, 25 Juli 2011
Kota angin, begitulah mereka menyebutnya. Tiupan angin pagi itu cukup membuatku bergidik, dinginnya terasa sampai ke tulang hingga membuat lututku terasa ngilu. Galau..entah apa yg kurasa. Tanpa rencana kuputuskan tuk berpetualang. Senndiri, tidak…aku tak kan pernah berpetualang sendiri. Tentu selalu ditemani oleh sahabat sekaligus ‘soulmate’ setiaku Gecko dan Tokrit. Ku kemasi beberapa helai pakaian dan barang seperlunya  dalam satu tas ransel. Sekitar pukul sembilan kuminta Ayah mengantarku ke terminal bus.  Panther merah yang kukendarai melesat ke terminal yang tak tak jauh dari rumah, tidak sampai 10 menit aku sudah sampai di terminal. Kupinggirkan mobilku tepat di depan plang bertuliskan ‘Terminal Anjuk Ladang’.

“yah, aku pamit dulu ya...” ku kecup punggung tangan ayah sambil menyambar tas ransel di jok belakang.
“ya, ati2…” jawab Ayah lalu mengambil alih kemudi mobil.

Kemana ku kan pergi? Ke barat. Ya aku akan ke barat. Jogja lah yang jadi pilihanku kali ini. Berharap disana bisa memuaskan hatiku saat ini. Dengan mantab kumelangkah memasuki pintu bus ATB (AC Tarip Biasa) yang terbuka dan siap mengantarku ke kota pelajar. Kupilih duduk di bagian tengah deretan bangku untuk dua orang. Kulihat ada seorang wanita muda berjilbab yang sedang tertidur menghadap jendela. Ya, kupilih untuuk duduk di sampingnya saja. Orangnya sedang tidur, tak akan menyita waktuku tuk bercakap dengannya karena kali ini aku sedang tak ingin bercakap dengan orang lain sepanjang peralananku. Tak lama aku duduk, bus pun segera melesat meninggalkan terminal.

Tak lama kemudian seorang kondektur menghampiriku.
“kemana mbak?” Tanya pak kondektur.
“Jogja Pak..” jawabku sambil mengulurkan selembar uang 50 ribuan.
“wah, ini nanti terakhir Solo mbak.” Balas Pak kondektur.
“ yah..Solo?” jawabku sedikit kaget.
“Gak papa, nanti sampe Solo ganti bus aja” jawabnya enteng sambil mengulurkan uang kembalian.

Alamat salah naek bus ini. Yah, sudahlah.. mau gimana lagi sudah terlanjur. Dinikmati sajalah perjalanan ini, meski sangsi juga akan diturunkan dimana aku nanti. Namanya juga berpetualang, dibikin hepi sajalah..karena kuyakin Gecko dan Tokrit selalu membisikkan support untukku.
Setelah perjalanan kurang lebih 5 jam. Bus yang kutumpangi sampai juga di terminal..

Terakhir…terakhir…Solo…… Teriakan pak kondektur pun membangunkanku dari tidurku. Huaa…dimana ini? Tampak sebuah terminal yg benar2 asing bagiku. Entahlah, dimana kini kuberada. Mau tak mau aku musti turun juga. Dengan langkah linglung ga tau musti kemana, kutanya bapak2 yang menawarkan becak.

“Pak, kalo mau ke jogja naek bus apa ya?” tanyaku kepada bapak2 itu.
“Tunggu di sana neng masuk lewat peron..” jawab bapak2 itu sambil menunjuk kea rah peron.

Akupun menuruti kata2 bapak tadi. Tampak bebrapa bus berjajar….

To be continue….