Halo
Ini november tahun ke tiga. Hujan yang dinantikan datang juga. Rintik mendung yang sendu bebaur aroma lembut tanah basah. Manis.
Aku (masih) mendapati diriku dalam rasa bersalah. Bukan waktu yang singkat yaa Aku belum juga menemukan sebuah kebanggaan menjadi diriku. Ya..mungkin ini konyol, entahlah rasa rasanya aku memang tak bisa menghargai diri sendiri. Aku tau ini buruk, tapi kadangkala saat kesendirian menemaniku persaan bersalah dan tak berguna slalu saja menghinggapi. Ayolah be positif! Tenang aku selalu mencoba.
Kadang, untuk menghibur diri sendiri tak perlu siapapun. Hanya perlu aku dan kesenangan yang kurasakan sendiri. Jika aku punya banyak uang, mungkin aku akan membeli semua kesenangan yang kuinginkan. Ya, memang tak semuanya membutuhkan uang untuk menciptakan kesenangan. Salah satunya kesendirian ini dan aroma hujan november.
Hujan, apa kau tau? Kau slalu saja menyisakan ruang sendu dalam hati. Sendu yang menyenangkan. Mampu membuatku tersenyum geli. Meski terkadang kelu.